Results for "Seputar Indonesia"
BPJS Kesehatan Buka Lowongan Kerja, Ini Persyaratannya
liputan6.com, Jakarta - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan) bakal membuka lowongan kerja untuk beberapa posisi.
BUMN ini membuka lowongan untuk dokter dan perawat dengan usia maksimal 32 tahun untuk dokter umum, dan 25 tahun untuk keperawatan. Selain itu, ada juga beberapa persyaratan lain yang harus ditempuh para calon pelamar di BUMN yang dulu bernama PT Asuransi Kesehatan (Askes) ini.

Lantas apa saja persyaratan untuk lowongan pekerjaan di BPJS kesehatan? Berikut daftarnya dari info yang didapatkan Liputan6.com, Selasa (17/5/2016).

Dokter Umum (DR)i

-Usia Max. 32 tahun
-Akreditasi Perguruan Tinggi PTN : min. C PTS : min. B
-IPK Minimal 2.5
-Status Menikah/Belum Menikah

D3 Keperawatan (KP)

-Usia Max. 25 tahun
-Akreditasi Perguruan Tinggi Min. B
-IPK Minimal 3,00
-Status Belum Menikah

Ketentuan:

1. Bersedia ditempatkan di seluruh Indonesia;
2. Bersedia untuk tidak menikah selama 1 (satu) tahun, kecuali bagi pelamar Dokter Umum yang pada saat melamar telah menikah;
3. Bersedia menyerahkan ijazah ASLI kepada pihak BPJS Kesehatan selama kurun waktu 2 (dua) tahun sejak terangkat menjadi Calon Pegawai (Capeg).

Cara Mendaftar:

Berkas Lamaran dapat anda sampaikan langsung ke Kantor Cabang BPJS Kesehatan di masingmasing ibukota provinsi di seluruh Indonesia dengan melampirkan berkas pendaftaran meliputi:
1. Fotocopy KTP;
2. Copy ijazah pendidikan sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan dan telah dilegalisir oleh Universitas/Perguruan Tinggi;
3. Copy transkrip nilai yang telah dilegalisir;
4. Keterangan Akreditasi jurusan (yang bisa diperoleh dari BAN-PT).

Panitia akan memberikan format isian CV yang akan dikembalikan pada saat dinyatakan lulus seleksi administrasi dan mengikuti tahap selanjutnya yaitu psikotest.

Berkas dikumpulkan dalam Map berwarna Biru untuk pelamar Dokter Umum dan Hijau untuk pelamar D3 Keperawatan dan dimasukan ke dalam amplop warna coklat dengan mencantumkan kode lamaran dan nomor telepon yang bisa dihubungi di pojok kanan atas amplop.

Keterangan:

- Pendaftaran akan ditutup pada tanggal 18 Mei 2016 pkl. 17.00 waktu setempat.
- Proses Penerimaan Pegawai ini TIDAK DIPUNGUT BIAYA/GRATIS.
- Waspadalah terhadap pihak-pihak yang mengatasnamakan BPJS Kesehatan dan meminta sejumlah bayaran selama proses Penerimaan Pegawai berlangsung.
- Pelamar yang lulus Seleksi Administrasi akan dimumkan melalui website resmi BPJS Kesehatan www.bpjs-kesehatan.go.id dan atau melalui telepon/SMS.
- Pelamar yang lulus seleksi administrasi akan mengikuti proses selanjutnya yaitu Psikotest dengan membawa perlengkapan berupa : 1. Surat Lamaran;
2. CV yang telah diisi sesuai format yang telah diberikan;
3. SKCK yang masih berlaku dan dilegalisir;
4. KTP asli*;
5. Ijazah dan transkrip Asli*;
6. Pas foto berwarna dengan latar biru ukuran 3x4 2 (dua) lembar (untuk ditempelkan di kartu tes);
7. Alat tulis : Pensil 2B, Pensil HB, Karet penghapus, Ballpoint, dan Alas Papan ujian;
8. Pakaian ujian (Formal) : Atasan berwarna putih dan Bawahan berwarna hitam, tidak diperkenankan memakai baju kaos, celana jeans, dan sandal.

*Digunakan oleh Panitia untuk melakukan verifikasi dan akan dikembalikan setelah digunakan. Keputusan Panitia adalah bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat.


INFOKOM IPDJ 18 May 2016
Heli yang Jatuh di Poso Baru Terbang Sekitar 20 Menit
 Ke-13 korban terdiri atas 4 awak dan 9 orang penumpang.
 

VIVA.co.id - Kepala Penerangan Kodam VII Wirabuana, Letkol Made Sutia, membenarkan adanya helikopter TNI Angkatan Darat (AD) yang jatuh di Poso, Sulawesi Tengah, Minggu, 20 Maret 2016.

Helikopter itu tinggal landas dari Watutau, Kabupaten Lore, sekitar pukul 17.30 waktu setempat. Baru beberapa saat mengudara, helikopter tersebut jatuh di sekitar Kasi Guncu, sekitar pukul 17.50 waktu setempat.

Dalam helikopter tersebut terdapat 13 orang, terdiri atas empat orang awak helikopter dan 9 orang penumpang. Semua awak dan penumpang diperkirakan tewas.

Di antara korban tewas tersebut yaitu Kolonel Inf Saiful Anwar, Kolonel Inf Ontang, Kolonel Inf Heri Setiaji, Letkol Cpm Tedi, Mayor Inf Faki.

Saat ini, belum diketahui kondisi teranyar di lapangan. "Belum bisa dihubungi. Informasinya terbatas," ujar dia saat dihubungi VIVA.co.id, Minggu, 20 Maret 2016. (ren)

INFOKOM IPDJ 20 March 2016